Click !

Rabu, 12 September 2012

MENANTI DATANGNYA QURBAN


A. Pengertian 
Kurban/udh-hiyah adalah hewan ternak yang disembelih pada hari Iedul Adha dan hari Tasyriq dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah swt, karena datangnya hari raya tersebut. 
(Lihat Al Wajiz, 405 dan Shahih Fiqih Sunnah II/366).

B. Hukum Qurban
1. Wajib bagi orang yang berkelapangan.

Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al Auza’i, Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad beserta beberapa ulama pengikut Imam Malik, Imam Ibnu Taimiyah.

Hadits Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah 3123, Al Hakim 7672)

2. Sunnah Mu’akkadah (ditekankan). 
Ini adalah pendapat mayoritas ulama yaitu Malik, Syafi’i, Ahmad, Ibnu Hazm dan lain-lain.

Hadits dari Abu Mas’ud Al Anshari ra. Beliau mengatakan, “Sesungguhnya aku sedang tidak berqurban. Padahal aku adalah orang yang berkelapangan. Itu kulakukan karena aku khawatir kalau tetanggaku mengira qurban itu adalah wajib bagiku.(HR. Abdur Razzaq dan Baihaqi dengan sanad shahih) 

C. Pandangan akan Pentingnya Qurban

Sebagian ulama menganjurkan untuk berqurban meskipun harus hutang. Di antaranya adalah Imam Abu Hatim sebagaimana dikatakan oleh Sufyan Ats Tsauri dan disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya (Tafsir Ibn Katsir, surat Al Hajj: 36)

D. Jenis Hewan Qurban 
 
firman Allah yang artinya, “Dan bagi setiap umat Kami berikan tuntunan berqurban agar kalian mengingat nama Allah atas rezki yang dilimpahkan kepada kalian berupa hewan-hewan ternak (bahiimatul an’aam).” (Qs. Al Hajj: 34). Dalam bahasa arab, yang dimaksud Bahiimatul al An’aam hanya mencakup tiga binatang yaitu onta, sapi atau kambing saja.

 
Boleh Kongsi untuk Onta dan Sapi: 
Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu beliau mengatakan, “Dahulu kami penah bersafar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu tibalah hari raya Iedul Adha maka kami pun berserikat sepuluh orang untuk qurban seekor onta. Sedangkan untuk seekor sapi kami berserikat sebanyak tujuh orang.” (Shahih Sunan Ibnu Majah 2536).
   
Kerbau = Sapi 
Para ulama’ menyamakan kerbau dengan sapi dalam berbagai hukum dan keduanya dianggap sebagai satu jenis .(Mausu’ah Fiqhiyah Kuwaitiyah 2/2975)

 
E. Hukum Qurban bagi orang yang meninggal 


1.   Orang yang meninggal bukan sebagai sasaran qurban utama namun statusnya mengikuti qurban keluarganya yang masih hidup
2.     Berqurban khusus untuk orang yang telah meninggal tanpa ada wasiat dari mayit tidak disarankan, tetapi apabila kita menerima transferan yang tanpa konfirmasi, maka kita menjalankan amanah transferannya.
3.     Berqurban khusus untuk orang yang meninggal karena mayit pernah mewasiatkan, boleh karena melaksanakan wasiatnya.
4.     Disarankan agar sosialisasi kepada para calon mudhohi untuk berqurban bagi yang masih hidup 

F. Usia Hewan Qurban


a)      Jabir bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian menyembelih (qurban) kecuali musinnah (unta 5thn, sapi 2thn, kambing 1thn). Kecuali apabila itu menyulitkan bagi kalian maka kalian boleh menyembelih domba jadza’ah (6bln).” (Muttafaq ‘alaih)
b)      Jumhur ulama memaknai hadis di atas sebagai anjuran dan bukan kewajiban. (Syarh Shahih Muslim An Nawawi 6/456)



G. Daging Hewan Qurban
Disunnahkan daging hewan qurban ini dibagi menjadi tiga :
1)      Sepertiga untuk dikonsumsi oleh pequrban
2)      Sepertiga dibagikan kepada para fakir miskin
3)      Sepertiga didistribusikan kepada para tetangga 
4)   Diperbolehkan mensedekahkan seluruh dagingnya atau mengirimkannya ke tempat lain  (Fiqh Sunnah).
CONTOH PELAKSANAAN QURBAN YANG DILAKUKAN PKPU
DALAM PROGRAM SEBAR QURBAN NUSANTARA (SQN) TAHUN 2011





Kerjasama PT BCS-PKPU
Badan Sehat, Lingkungan Sehat, Produktivitas Kerja Meningkat

BANDUNG - “Badan Sehat, Lingkungan Sehat, Produktivitas Kerja Meningkat”, demikian tema yang diambil pada program Hari Peduli Sehat (HPS), Rabu (12/9/2012). Hari Peduli Sehat (HPS) adalah salah satu program pemeriksaan kesehatan yang diinisiasi oleh LKN PKPU melalui Klinik Peduli PKPU yang berlokasi di Jl Cikutra No.183 Bandung.

Setelah sebelumnya sukses pada program Jumat Peduli Sehat (JPS), kini PKPU Bandung kembali mengadakan program pemeriksaan kesehatan karyawan berupa tensi, cek gula darah, cek asam urat, bekerjasama dengan PT Bonli Cipta Sejahtera (BCS) yang dihadiri lebih dari 200 orang karyawan.


Manager klinik peduli PKPU Bandung, dr Arsdiani mengungkapkan bahwa kesehatan adalah keharusan, maka dari itu perlu ditingkatkan lagi program semacam ini demi menyehatkan masyarakat.


Direktur Umum & HRD PT Bonli Cipta Sejahtera, Faisal Yunus menyampaikan bahwa tujuan diadakan program ini adalah untuk kepentingan karyawan dalam mengetahui dan mengecek status kesehatan dalam diri karyawan sendiri. “Jika ada masalah dalam dirinya maka akan dilakukan menangulangan khusus secara medis. Sehingga, kami dapat menjamin kualitas kesehatan bagi seluruh karyawan,” katanya.


Asumsinya, lanjut Faisal adalah, jika karyawan sehat, maka produktivitas kerja meningkat dan perusahaan akan sehat pula begitupun sebaliknya. “Bagi kami karyawan merupakan aset yang sangat berharga. Mustahil jika tanpa mereka, mungkin perusahaan ini tidak sehebat sekarang ini,” lanjutnya.


Faisal juga mengajak kepada perusahaan lain, untuk melakukan kegiatan semacam ini yang sangat baik dilakukan. “Bukan hanya untuk karyawan tetapi untuk masyarakat sekitar pula. Menyisihkan sebagian harta dari hasil keuntungan perusahaan, merupakan hal yang sangat mulia dan akan mendatangkan keberkahan,” pungkas Faisal.


PKPU mengajak pula kepada perusahaan lain untuk bekerjasama dalam program semacam ini, melalui dana Corporate social responsibilty (CSR) atau zakat, infak dan sedekah (ZIS) kita semua bisa melakukan yang terbaik untuk masyarakat. (PKPU/Yusuf M/Bandung)




Jumat, 03 Agustus 2012


Mengajak Anak-Anak Mengidolakan Rasulullah

Bandung - Anak-anak memang selayaknya selalu bermain. Dalam kesehariannya, anak-anak tidak terlepas dari aktivitas bermain, bahkan ketika belajar. Namun, nilai-nilai islami seperti puasa tetap perlu untuk ditanamkan sejak dini. Anak-anak perlu memahami arti puasa, seperti menahan diri dari makan dan minum, menahan amarah hingga menahan diri untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Apa yang terjadi dengan anak-anak di jaman sekarang adalah mengidolakan para artis atau boysband/girlsband dan menjadikan mereka contoh atau panutan namun islam mengajak kita untuk mengidolakan rasulullah.



Begitulah yang diserukan oleh Ust. Arif kepada anak-anak saat menghadiri ifthar bersama 100 anak yatim dhuafa, Kamis (26/7) yang diselenggarakan PKPU Bandung. Anak-anak yang sebagian besar berusia sekolah SD tampak malu ketika ditanya siapa idolanya karna merasa lebih akrab dengan band seperti smash, cherrybelle dan band-band lainnya. Selain buka bersama, anak-anak tersebut dihibur oleh tim nasyid yang sengaja memperkenalkan jenis lagu islami yang tak kalah serunya bila dibandingkan dengan band yang sedang in sekarang.  

Ifthar jama'I (buka bersama) anak-anak yatim dhuafa merupakan program ramadhan PKPU. Sebanyak 100 anak yatim dhuafa yang berasal dari berbagai sekolah diajak untuk bersama-sama merasakan nikmatnya berbuka dan ini ,tak lain, berkat sumbangsih dari para donatur PKPU. Kiki Rizky selaku perwakilan dari PKPU tak lupa mengajak anak-anak yang hadir untuk turut mendo'akan para donatur agar mendapat pahala yang lebih baik dan lebih banyak dari yang sudah diberikan dan mendapat harta yang berkah.

 Di akhir acara, anak-anak diajak untuk melaksanakan shalat maghrib dan foto bersama. Tidak menutup kemungkinan masih banyak lagi anak-anak yang akan merasakan nikmatnya berbuka bersama PKPU. Untuk jemput donasi silahkan hubungi hotline PKPU Bandung (022) 76200300. (PKPU/Dwi Enamarty/Bandung)

Sambutan hangat Dari Wakil Gubernur

Sambutan hangat dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapak Dede yusuf, memenuhi ruangan buka puasa bersama anak yatim dhuafa. Dalam acara tersebut, Dede menyampaikan pesan mengenai bulan Ramadhan yang penuh dengan rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Dalam acara buka puasa kali ini turut hadir 150 orang anak binaan PKPU. Kehadiran mereka semakin menghangatkan suasana yang pastinya semakin dekat dengan anak-anak maka akan semakin dekatlah kita dengan Keagungan Allah SWT, tambah Dede Yusuf. 

Anindya Bakrie, selaku Komisaris Utama PT. Bakrie Telecom dan juga selaku shohibul bait mengadakan acara buka puasa bersama di Hotel Aston Primera Pasteur.  Pada kesempatan kali ini, PKPU sebagai Lembaga Amil Zakat nasional berkesempatan pula untuk turut berpartisipasi dalam acara yang sama. Tak terkira senangnya ketika 150 orang anak tersebut dapat buka bersama dan dijamu selayaknya tamu hotel.
Anak Sejuta Bintang dan Menyelami Telaga Do’a. Buku tulisan Akmal Nasery Basral tersebut menjadi kado yang diberikan oleh Anindya untuk anak-anak sembari menyisipkan pesan indahnya bisa berbagi yang dapat meningkatkan keberkahan rezeki dan meningkatkan keimanan. Senada dengan yang disampaikan ust. Iman sulaeman, LC mengenai beramal di bulan yang penuh berkah.


Acara buka puasa pun berlangsung cukup khidmat diiringi lantunan lagu islami dari tim marawis “Mahabbah”. (PKPU/Dwi Enamarty/Bandung).


Ishbiru, Bersabarlah !!

Bandung – Kesuksesan tidak berlaku untuk orang-orang yang tidak yakin bahwa dirinya akan sukses. Keberhasilan akan datang menghampiri karena seseorang memiliki keyakinan, atau bahasa Al-Qur’an adalah keimanan (mu’minuun). Jika ikhtiar telah dilakukan yang tertinggal adalah kesabaran, baik kesabaran menetapi kewajiban maupun kesabaran menghadapi ujian. Ishbir !! Bersabarlah,  maka ia akan menang. Bertaqarrub kepada Allah menjadi kunci sukses yang ketiga apabila seseorang ingin berhasil. Terakhir, tidak lupa bersilaturahmi dan permudahlah urusan orang lain. Tips menjadi orang sukses tersebut dibagikan oleh Ust. Eri Taufiq pada acara Buka Bersama Karyawan dan Karyawati Toserba Yogya Riau Junction dan anak-anak yatim piatu binaan PKPU.



Event yang diselenggarakan setiap tahun tersebut dihadiri oleh sekitar 600-an karyawan dan karyawati Yogya Riau Junction sekaligus sebagai media silaturahmi diantara karyawan dan manajemen. Ibu Nina selaku perwakilan dari Yogya Riaun Junction meminta kepada hadirin untuk memanfaatkan event ini dengan sebaik mungkin dan mengambil ibrah yang besar dari tausyiah yang disampaikan. 

Event yang dilakukan bersama dengan PKPU Bandung ini sudah terjalin hingga tahun kelima. Harapannya, keberkahan dan kebermanfaatan dari acara ini dapat dirasakan pula oleh anak-anak yatim yang hadir. Sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat di bulan yang penuh berkah ini, tutur Rengkuh, selaku koordinator acara dan juga DKM Yogya Riau Junction. Acara yang digelar di Yogya Learning Centre juga tidak lupa untuk menghadiahi anak yatim yang hadir dengan paket lebaran yang disambut dengan rasa senang. Sebut saja Ayu yang sudah sejak kelas 5 SD mulai berpuasa mengaku senang mendapat undangan buka bersama. Walaupun letak rumahnya yang jauh di Gunung Manglayang namun tidak menutupi keceriaan yang terpancar di wajahnya.



Kami mengajak kepada berbagai pihak untuk tidak menahan apa yang sudah menjadi hak para mustahik dari zakat dan berlomba-lomba untuk bersedekah. Program Ramadhan PKPU Bandung, Jangan Ditahan Saat Ramadhan. (PKPU/Dwi Enamarty/ Bandung).
    

Selasa, 19 Juni 2012


Tiga Puluh Dua Hari 


Di sepanjang tahun, setiap orang sibuk mengerjakan aktivitasnya masing-masing. Seorang pedagang sibuk agar barangnya bisa laris terjual, seorang kepala kantor sibuk dengan pembagian tugas dan urusan pegawainya, seorang mahasiswa sibuk dengan aktivitas organisasi dan tugas-tugas kuliahnya dan lain sebagainya. Hingga tidak terasa, bulan Ramadhan sudah berada di depan mata.

Bulan ramadhan tidak boleh dilewatkan begitu saja. Begitu besarnya pahala di bulan suci ini membuat Ramadhan menjadi bulan penuh aktivitas ibadah. Untuk itu, Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU akan melakukan aksi kampanye Ramadhan yang rencananya dilaksanakan secara serentak di Bandung, Karawang, Cirebon, Subang, dan Cimahi.  Aksi yang akan dilaksanakan ini hanya menyisipkan satu pesan, agar masyarakat berhenti sejenak dari aktivitas kesehariannya dan mempersiapkan diri di bulan Ramadhan.

Kini, 32 hari menjelang Bulan Ramadhan. Lalu, sudah sejauh mana kesiapan kita bertemu dengan Ramadhan ?